Istilah-istilah dalam dunia virus komputer

Sejak setiap komputer terhubung dengan Internet,  program-program  perusak  menyebar dengan  cepat.  Selain https://i0.wp.com/telematika.co.id/gambar/virus_computer.jpgitu,  muncul tipe-tipe baru yang belum pernah ada sebelumnya.  Batas-batasnya  juga  sering tidak  jelas.  Ada  program  perusak  yang sekaligus merupakan virus, worm, dan tro-jan. Definisi klasiknya sebagai berikut:

Virus: Virus komputer menyebar di dalam komputer dan menjadi aktif ketika sebuah program  dijalankan  atau  komputer  di-boot. Virus hanya dapat pindah dari satu komputer ke lainnya melalui media seperti disket,  CD,  atau  attachment email.  Kebanyakan  virus  mendeaktivasi  fungsi-fungsi penting atau menghapus data.

Worm: Berbeda  dengan  virus,  WORM menyebar  secara  mandiri  melalui jaringan/LAN ataupun Internet. Untuk itu, ia menggunakan alamat-alamat dalam ad-dress book program e-mail, atau meman-faatkan  celah  keamanan  Windows.  Ia berisi  program  perusak  yang  berperilaku seperti virus.

Trojan: Program ini menyamar sebagai ap-likasi berguna, tapi tanpa diketahui menim-bulkan kerugian. Sasaran: Data-data sensitif seperti nomor kartu kredit atau kode ak-ses untuk online banking. Data-data terse-but dikirimkan ke programmer trojan.

Backdoor: Bagian  dari  trojan  yang  mem-buka “pintu belakang” pada PC sebagai ak-ses untuk hacker. Sebagian hacker bahkan berhasil mendapatkan kendali penuh atas PC  dengan  menggunakan  backdoor  ini.

Phishing: Melalui e-mail atau website palsu  yang tampak asli,  pengguna diminta memberikan data sensitif seperti kode akses rekening  bank.  Hati-hatilah, karena bank dan  lembaga  lainnya tidak pernah meminta data penting semacam  itu melalui email. Saat menggunakan online banking, pastikan alamatnya sama persis dengan yang biasa Anda gunakan.

ITW  (in  the  wild): Virus  yang  sedang  beredar,  misalnya  melalui  e-mail  atau Internet

Virus  Zoo: Juga  disebut virus  lab,  yang diternakkan di lab untuk penelitian proses identifikasi yang lebih baik.

On  Demand: Pada  proses  ini  pengguna dapat men-start sendiri  proses  scan secara manual.

On Access: Antivirus harus aktif sendiri. Misalnya  bila  pengguna  menerima  e- mail,  maka  tool  akan  otomatis  memeriksanya.

Trojan/backdoor: Program perusak yang dapat menyamar sebagai program biasa. Biasanya pengguna tidak dapat mengenalinya.  Trojan  tujuan  dengan  membuka  semacam “pintu belakang”.

Worm: Berbeda  dengan  virus,  worm hanya  menyebar  dalam  jaringan  komputer.  Mereka  mereproduksi  diri  sebanyak mungkin untuk menyebar ke komputer  lainnya.  Untuk  itu  worm  cenderung lebih memanfaatkan e-mail.

Virus  polimorf: Virus  yang  terus  menerus mengubah kodenya, sehingga sulit dilacak.

Virus  macro: Penyusup  dalam  bentuk macro ini aktif dalam file dan mengait kan diri pada file-file lainnya.

Hoax: Virus “canda” yang memberi laporan palsu untuk membingungkan pengguna, tetapi tidak menimbulkan kerusakan pada PC yang terkena.  Kemungkinkan  hacker mendapat akses  penuh  pada  komputer  tujuan  dengan  membuka  semacam “pintu belakang”.

Explore posts in the same categories: others

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: